Ayuarianingtia (arianingtiaayu) uses Bloggers to connect with peer Bloggers. Join the largest Bloggers Community to follow Ayuarianingtia (arianingtiaayu), and build your audience now!

Ayuarianingtia

Ayuarianingtia

dream to real

What would you like to say?

Sign In and add your comment. Or, Sign Up Now!

Profile Comments

Ayuarianingtia ∙ 19 May, 12

Apel dan Kebencian

Alkisah, seorang ibu guru SD mengadakan permainan. Beliau meminta para muridnya untuk membawa sekantong plastik transparan berisi apel. Jumlah apel yang dibawa harus sesuai dengan jumlah orang yang dibenci dalam hidupnya. Jadi kalo benci dengan 3 orang ya bawa 3 apel, dst. Setiap anak bebas membawa berapa pun jumlah apel yang diinginkan.

.

Keesokan harinya, para murid dengan riang gembira membawa sekantong plastik transparan yang sudah berisi beberapa buah apel. Ada yang bawa 1, 5, 7, bahkan 10! Mereka udah seneng aja, mengira bahwa apel-apel yang dibawa akan segera dimakan, seolah-olah memakan orang yang dibenci. Nyaaammm!! Namun ternyata hal yang diharapkan tidak terjadi. Bukannya dimakan, namun kantong berisi apel-apel tersebut harus dibawa kemana saja anak-anak itu pergi selama 1 minggu, bahkan saat ke toilet sekalipun.

.

Hari berganti hari, apel yang tadinya segar pun beberapa mulai membusuk, yang lama kelamaan mulai mengeluarkan bau yang menyengat. Murid yang hanya membawa 1 atau 2 apel tentunya lebih beruntung dibanding yang bawa 5 atau lebih, meskipun sama ga enaknya juga. Murid yang bawa 10 apel hampir pingsan di hari ke-5 karena ga tahan dengan bau busuk yang menyengat.

.

Setelah 1 minggu, permainan pun usai. Murid-murid dipersilahkan untuk membuang kantong berisi apel-apel tersebut, dan mereka pun sangat lega dan senang. Bu guru lalu menanyakan kepada para muridnya, “Hi jama’aaah, gimana rasanya bawa apel busuk selama 1 mingguu??” Tanpa dikomando, keluhan dan kekesalan langsung bermunculan. Jawaban semuanya hampir sama, bahwa mereka sangat merasa tidak nyaman karena harus bawa apel busuk.

.

Bu guru pun dengan tersenyum menjelaskan, “Seperti itulah kondisinya jika kebencian selalu kalian bawa di dalam hidup.” Semakin kalian pendam kebencian itu, semakin tidak nyaman diri kalian. Bukan orang yang kalian benci tersebut yang akan merasakan dampaknya, melainkan diri kita sendiri. Sungguh tidak nyaman bukan jika setiap hari harus membawa apel busuk bernama kebencian kemanapun kita pergi?

.

Dalam permainan tersebut, apel busuk itu hanya dibawa 1 minggu. Coba bayangkan kalo harus membawanya selama 1 bulan? Atau mungkin 1 tahun? Bisa pingsan dan masuk rumah sakit kayanya hehehe. Begitu juga dengan kebencian, yang akan membuat diri kita tidak nyaman. Apa mau kita membawa kebencian seumur hidup, bahkan sampai mati?

.

Karena itu, ikhlaskan hati dari kebencian untuk memaafkan orang-orang yang pernah berbuat salah kepada kita, sama persis dengan keikhlasan murid-murid SD saat membuang apel-apel busuk tadi. Karena ketika kita tidak mau memaafkan orang yang kita benci, itu sama saja dengan memegang bola berduri yang akan membahayakan diri kita sendiri.

Ayuarianingtia ∙ 19 May, 12

Mengintip pola pikir orang sukses
Pola pikir inilah yang mendasari kesuksesn mereka “AJ Hendro Sugianto”dalam bukunya yang bertajuk “banyak cara menjadi kaya” merangkum pola pikir orang sukses dalam empat poin, yaitu:
Sukses nggak ditentukan oleh nasib
Nasib seorang sangat dipengaruhi oleh semua tindakan yang dilakukannya. Tentu saja tindakan-tindakan itu dimotori oleh pola pikirnya. Menjadi orang sukses dan kaya atau menjadi orang gagal dan miskin bukanlah karena nasib, melainkan karena pola pikir dan tindakannya yang berakibat pada keadaan sekarang. Untuk menjadi sukses dan kaya, orang harus berkemauan keras dan berusaha secara konsisten dari waktu ke waktu. Untuk mencapai sukses yang besar anda harus meniru cara berpikir dan cara kerja orang sukses, yaitu mulai dengan sukses-sukses kecil. Setiap waktu dan dilandasi banyak kemampuan yang akan mempermudah jalan menuju sukses dan kaya.
Sukses adalah suatu kebiasaan
Orang sukses menjadi sukses sebagai suatu kebiasaan yang harus dijalani. Baginya, sukses bukanlah suatu tujuan akhir, melainkan suatu proses perjalanan. Setiap keputusan dan tindakan jitu yang anda lakukan merupakan sukses. Dalam perjalanan hidup sehari-hari. Ada akan banyak mendapatkan sukses-sukses yang terkumul menjadi sukses besar. Sukses besat nggak dihasilkan hanya dari satu keputusan dan satu tindakan saja, melainkan merupakan akumulasi dari setiap sukses yang anda peroleh sehari-hari. Dengan demikian, sukses adalah suatu kebiasaan positif di dalam hidup seseorang.
Kegagalan adalah bagian dari sukses
Orang sukses memandang kegagalan yang dialaminya sebagai bagian dari kesuksesan, sehingga tidak membuatnya jera dsan menghalangi peluang sukses di masa yang kan datang. Kegaglan hanyalah suatu kesuksesan yang tertunda. Justru dengan suatu kegagalan yang dialaminya dia akan bertambah pengalaman, aman, dan akan bertambah matang. Dia bertmbah gigh dan berhasil. Sebaliknya, orang gagal akan memandang suatu pengalaman gagalnya sebagai suatu trauma yang membuatnya jera dan takut untuk memulai lagi.
Orang sukses selalu berotientasi kepada solusi
Dalam hidup, orang gak akan pernah lepas dari masalah. Orang sukses meyakini bahwa dibalik suatu masalah pasti ada peluang dan solusinya. Pola pikir inilah yang membuatnya tahan uji dan nggak mudah menyerah. Sebaliknya, orang gagal akan memandang adanya masalh distiap solusi yang dibuat. Akhirnya, dia cenderung pesimistis dalam menanggapi setiap peluang. Baginya lebih baik berdiam diri daripada menciba dan gagal.
(media komunikasi indosat, front liners hal:23)

Ayuarianingtia ∙ 19 May, 12

semua kan indah pada waktunyam bak kepompong yang bermetamorfosis menjadi kupu-kupu.

Recent Visitors