Atap dan Frekuensi
― untuk Bohar,yang tak kunjung kembalidari rantau,dunia tanpa tepi ∙ Hujan memuntahkan tangisnya dan meratapdi atas rumah Bohar yang tidak beratap, tapi bahkan air tak mampu membasahi puing-puing yang berserakan di sana-sini.Karena memang tak ada dinding yang rubuhmaupun atap yang runtuh. ∙ Rumah ini seperti rumah yang lain. Model biasa.Hanya saja, saat terang bertukar derap dengan gelap,langit pun akan berduka dan melepas iba,karena rumah ini sama sekali tak punya atap.Sejauh mata [...].





