Bukannya Aku, Lalu...
― Bukannya tidak pernah memulai, namun selayaknya manusia yang mudah menyerah pada tekanan aku memilih untuk diam.Terasa sakit saat tekanan datang dari sisi dalam hingga diam tidak lagi dapat membendung kata-kata yang mengalir dalam bentuk butiran air mata.Untuk sesaat aku ingin menyerah kalah pada pemikiran-pemikiran penuh tanda tanya akan sisi buruk ketidakpastian.Dan setiap manusia membawa kisah berbeda yang membangun karakternya maka aku tidak ingin menghakimi. ∙ Bukannya tidak pernah [...].








